Bantul, dprd-diy.go.id – Komisi D DPRD DIY menindaklanjuti persoalan belum tersedianya akses menuju mushola di lingkungan Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY sebagai bagian dari upaya memastikan fasilitas layanan publik memenuhi aspek keselamatan dan kenyamanan. Komitmen ini mengemuka dalam kunjungan kerja peninjauan infrastruktur yang dilakukan langsung di lokasi pada Jumat (20/02/2026).
Kepala DPAD DIY, Ir. Syam Arjayanti, M. P. A., mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengusulkan pembangunan akses jalan menuju mushola, namun hingga kini belum dapat direalisasikan karena memerlukan penyesuaian area.
“Kami sudah berkoordinasi dengan BPO DIY dan pada prinsipnya dipersilakan untuk menggunakan fasilitas tersebut Namun, untuk merealisasikan akses tersebut diperlukan penyesuaian area, termasuk pembongkaran pagar agar jalur penghubung bisa dibuka dan dimanfaatkan secara optimal,” jelas Syam.
Ia menambahkan bahwa komunikasi antara DPAD DIY dan Balai Pemuda dan Olahraga (BPO) DIY telah berjalan intensif, sehingga secara prinsip pemanfaatan mushola tidak menjadi kendala, tetapi aksesibilitas masih membutuhkan solusi teknis.
Menanggapi kondisi tersebut, Wakil Ketua Komisi D DPRD DIY, Anton Prabu Semendawai, menegaskan bahwa kebutuhan infrastruktur yang berkaitan langsung dengan keselamatan dan kenyamanan publik harus menjadi prioritas.
“Kami melihat secara langsung kondisi bangunan dan fasilitas di sini. Apa pun yang menjadi kebutuhan prioritas, khususnya yang berkaitan dengan keselamatan dan kenyamanan publik, akan kami perjuangkan melalui Dana Keistimewaan tahun 2027,” tegas Anton.
Komisi D DPRD DIY memastikan akan terus mengawal kebutuhan infrastruktur DPAD DIY, termasuk mendorong percepatan solusi agar akses menuju mushola dapat segera dimanfaatkan secara aman dan nyaman oleh pegawai maupun masyarakat pengguna layanan. (njw/lz)

Leave a Reply