Integritas Perempuan Jadi Fokus Utama Seminar Antikorupsi dalam HAKORDIA 2025

Jogja, dprd-diy.go.id – Dalam rangka memperingati Hari AntiKorupsi Sedunia (HAKORDIA), KPK menggelar sejumlah rangkaian acara pada 6-9 Desember 2025. Salah satu rangkaian inti yang digelar adalah Seminar Perempuan Antikorupsi dengan tema “Integritas Perempuan Sebagai Penyelenggara Negara dalam Melawan Korupsi” pada Senin (8/12/2025) di Pracasimana Kepatihan. 

Dalam sambutannya, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (PPPA), Arifah Fauzi, menyampaikan bahwa korupsi bukan hanya persoalan hukum, tetapi juga persoalan nilai. Nilai yang diartikan sebagai amanah, kejujuran, serta tanggung jawab terhadap rakyat dan keadilan sosial. Ia juga menambahkan bahwa pemimpin sejati adalah mereka yang menjadikan integritas sebagai nafas dalam setiap urusan.

“Jabatan mungkin datang dan pergi, tetapi bangsa tidak akan pernah lupa siapa yang menjaga martabat kekuasaan dengan kejujuran,” tegasnya. 

Lebih lanjut, Ketua KPK, Setyo Budiyanto dalam sambutannya menegaskan bahwa penyelenggaraan HAKORDIA 2025 bukan hanya sekedar seremoni tahunan, melainkan sebagai simbol penguatan dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia. 

“Melalui tema ‘Satukan Aksi, Basmi Korupsi’, kami mengajak semua pihak untuk bersinergi mewujudkan Indonesia yang maju, adil, dan berintegritas,” jelasnya.  

Memasuki pemaparan materi, peserta diajak memahami bagaimana nilai integritas dapat ditanamkan melalui lingkungan keluarga hingga birokrasi. Selain itu, dijelaskan juga hal-hal yang menjadi pendorong munculnya praktik korupsi. 

Seminar juga diisi dengan diskusi interaktif dengan peserta membahas tantangan yang dihadapi perempuan dalam memperjuangkan nilai-nilai antikorupsi. Beberapa peserta seminar juga berbagi pengalaman terkait inisiatif yang telah berjalan, seperti pengawasan layanan publik dan kampanye literasi antikorupsi. 

Selain menjadi rangkaian resmi HAKORDIA, pelaksanaan Seminar Perempuan Antikorupsi juga bertepatan dengan momen peringatan Hari Perempuan. Kegiatan ini diselenggarakan bukan hanya menyoroti isu integritas dalam pemerintahan, tetapi juga untuk mengapresiasi peran strategis perempuan dalam kehidupan publik. 

Melalui kegiatan Seminar Antikorupsi ini, Perempuan Penyelenggara Negara diharapkan dapat menjadi teladan dan bagian dalam gerakan antikorupsi di seluruh lini pemerintahan. (via/lz)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*