Jelang Natal dan Tahun Baru 2026, Wakil Ketua DPRD DIY Koordinasi dengan Bupati Sleman

Sleman, dprd-diy.go.id – Wakil Ketua DPRD DIY, Umaruddin Masdar, S.Ag., melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Sleman terkait persiapan Natal dan Tahun Baru 2026, Senin (15/12/2025). Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Bupati Sleman, H. Harda Kiswaya, S.E., M.Si., sebagai bagian dari upaya memastikan perayaan akhir tahun berjalan aman, damai, dan kondusif.

Koordinasi ini difokuskan pada kesiapan daerah dalam menjaga stabilitas keamanan, kelancaran pelayanan publik, serta antisipasi peningkatan mobilitas masyarakat selama libur nasional akhir tahun. DPRD DIY menekankan pentingnya sinergi lintas sektor agar perayaan Natal berlangsung khidmat dan perayaan Tahun Baru dapat dirayakan dengan aman.

Umaruddin Masdar menegaskan bahwa Natal dan Tahun Baru bukan sekadar momentum perayaan, tetapi juga menjadi ruang refleksi bagi seluruh pemangku kepentingan.
“Perayaan Natal dan Tahun Baru yang berada di penghujung tahun ini harus kita maknai sebagai momentum introspeksi dan evaluasi bersama, agar pada tahun mendatang roda pemerintahan dan perekonomian daerah dapat berjalan lebih baik dan produktif,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa libur nasional akhir tahun merupakan peluang strategis bagi Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai salah satu destinasi wisata unggulan nasional. Oleh karena itu, diperlukan komitmen bersama untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.“Libur nasional akhir tahun merupakan berkah bagi DIY sebagai daerah tujuan wisata. Karena itu, kita semua harus menjaga dan mewujudkan Natal dan Tahun Baru yang aman, tertib, dan kondusif,” katanya.

Menurut Umaruddin, perayaan Natal dan Tahun Baru yang aman dan damai akan memberikan dampak positif bagi masyarakat secara luas, baik dari sisi sosial maupun ekonomi.
“Natal dan Tahun Baru yang aman dan damai adalah keberkahan dan kebahagiaan bagi seluruh warga DIY,” pungkasnya. (lz/cc)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*