Komisi A Menapaki Sejarah Bung Karno dalam Gelorakan Pancasila

Menapaki Kediaman Bung Karno

Jogja, dprd-diy.go.id – Komisi A DPRD DIY bersama wartawan unit DPRD DIY mengunjungi DPRD Kota Surabaya pada (04/02/2020). Kunjungan bertemakan ‘Sinergitas DPRD dan Wartawan dalam Menjaga Demokrasi Pancasila’ ini bertujuan untuk menggali semangat Kota Surabaya dalam menerapkan pancasila.

Eko Suwanto, Ketua Komisi A DPRD DIY, mengungkapkan peran media dalam demokrasi dan pancasila sangat penting. Utamanya media memiliki peran strategis dalam menjaga dan menggelorakan Pancasila kepada masyarakat. Eko mengapresiasi penerapan nilai demokrasi yang dapat terwujud melalui peran pers.

“Media dan wartawan adalah pendekar demokrasi dan penjaga Pancasila. Kita bersama memiliki tanggung jawab melakukan nation and character building. Kita sangat apresiasi wartawan memiliki peran strategis dalam menjaga dan menggelorakan Pancasila secara konsisten,” ungkapnya.

Menurutnya semua daerah memiliki tantangan yang sama dalam memberantas terorisme dan intoleransi. Eko mengungkap perlunya kerjasama yang baik antara media dan DPRD dalam menangkal ancaman tersebut.

Ketua DPRD Kota Surabaya, Adi Sutarwijojono pada kesempatan ini menyampaikan bahwa pemerintah kota selalu menggelorakan nilai-nilai pancasila kepada masyarakat. Menurutnya sejauh ini, warga dengan beragam suku dan agama dapat hidup berdampingan dengan damai di Surabaya. 

“Semua dapat hidup berdampingan, selalu damai dan tentram. Tidak lain karena masyarakat bisa menerapkan pancasila dalam kehidupan bermasyarakat. Bersama melaksanakan gotong-royong dan jika ada masalah diselesaikan dengan bermusyawarah,” tutur Adi.

Pada kesempatan ini Komisi A bersama wartawan turut mengunjungi rumah Bung Karno di jalan Pandeyan kelurahan Peneleh Surabaya didampingi Ketua DPRD Surabaya. “Demokrasi di Indonesia berasaskan pancasila dan bhinneka tunggal ika. Kota Surabaya ini spesial karena merupakan tempat lahir dari presiden pertama sekaligus penggagas pancasila, Bung Karno. Kita berdiri di sini untuk mengulas kembali sejarah perjuangan beliau.”

Pada kunjungan ini Eko berdialog dengan seorang ibu bernama Jamilah yang menempati rumah lahir Bung Karno yang kini menjadi cagar budaya. Melalui kunjungan ini Eko melihat semangat, tekad, dan hasrat Soekarno untuk belajar dan membentuk karakter baik. Eko mengatakan bahwa generasi muda harus mau belajar dan berjuang dari hal-hal kecil untuk menegakkan kembali pancasila.

“Betapa saat itu generasi muda Soekarno memiliki tekad, niat, dan hasrat untuk belajar, sekaligus pembentukan karakter. Dari sini kita dapat mengambil pelajaran bahwa setiap generasi muda harus belajar dan sekaligus berjuang menegakkan pancasila,” ungkap Anggota Fraksi PDIP ini.

Eko menambahkan bahwa generasi muda hendaknya memperluas wawasan dan menumbuhkan rasa nasionalisme dengan banyak membaca dan berdiskusi. Melalui peran wartawan ini DPRD dan pemerintah terbantu, agar generasi muda tetap menggelorakan semangat pancasila.

Eko turut mengapresiasi kebijakan Ketua DPRD Kota Surabaya yang terus bersinergi dengan pemerintah kota merawat dan melestarikan tempat-tempat bersejarah ini. Eko berharap tempat-tempat ini dapat menjadi percontohan bagi daerah lain sekaligus menjadi tujuan belajar, rekreasi, dan riset sejarah. (fda)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*