Jogja, dprd-diy.go.id – Jumat (07/07/2023) Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto, ST., M.Si memimpin pembahasan pertanggungjawaban APBD DIY Tahun 2022 yang juga dihadiri Anggota Komisi A DPRD DIY lainnya. Pembahasan tersebut juga dihadiri OPD terkait sekaligus melaporkan pertanggungjawaban APBD DIY Tahun 2022 dinas masing-masing.
Adapun OPD yang menyampaikan pertanggungjawabannya adalah BPBD DIY, Diskominfo DIY, Biro Tapem, Dinas Pertanahan dan Tata Ruang DIY, Paniradya Kaistimewaan, dan Satpol PP DIY. Pada pertemuan tersebut tidak hanya menyampaikan pertanggungjawabannya tetapi juga berisi masukan dan saran kepada OPD terkait untuk kedepannya.
“Infrastruktur DIY ini sudah hebat, tapi ekosistem digitalnya yang belum jalan, literasi digital masih sangat jauh sempurna,” ucap Eko.
Infrastruktur di DIY sudah cukup maju, meskipun demikian kemajuan infrastruktur di DIY tidak selaras dengan kemajuan ekosistem digitalnya yang justru masih belum bisa dikatakan maju. Salah satunya dikarenakan masyarakat DIY masih kurang dalam literasi digitalnya sehingga belum bisa memanfaatkan internet dengan baik. Sehingga Eko selaku Ketua Komisi A meminta Diskominfo DIY tidak hanya meningkatkan infrastruktur digital tetapi juga bisa meningkatkan literasi digital masyarakat DIY.
Masukan dan saran lainnya adalah Eko meminta kepada BPBD DIY agar swasta juga ikut dilibatkan dalam mitigasi bencana agar bisa menekan APBD. Tidak hanya kepada BPBD DIY, Komisi A meminta semua OPD untuk memperhatikan anggaran masing-masing agar bisa dipergunakan dengan seefektif mungkin.
DIY masih memiliki banyak PR yang harus segera dicarikan solusinya. Di DIY masih banyaknya sikap intoleransi, potensi ancaman kriminalitas (klitih), permasalahan sosial seperti kemiskinan. Oleh karena itu, semua pihak baik pemerintah maupun masyarakat harus bekerja sama dalam menyelesaikan permasalahan yang ada. (bel)

Leave a Reply