Sleman, dprd-diy.go.id – Komisi C DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta melaksanakan Kunjungan Dalam Daerah (KDD) ke Kalurahan Sumberarum, Kapanewon Moyudan, Kabupaten Sleman, pada Rabu (5/11/2025). Kunjungan ini merupakan bentuk tindak lanjut atas aspirasi masyarakat setempat, khususnya kelompok petani, yang mengharapkan pembangunan talud irigasi untuk memperlancar aliran air ke area persawahan seluas sekitar 10 hektare.
Sekretaris Komisi C DPRD DIY, H. Koeswanto, S.I.P., menjelaskan bahwa kunjungan ini menjadi wujud nyata perhatian dewan terhadap kebutuhan infrastruktur pendukung pertanian di tingkat kalurahan. Menurutnya, sistem irigasi yang memadai merupakan faktor penting dalam menjaga produktivitas dan keberlanjutan pertanian masyarakat.
“Kami menindaklanjuti aspirasi dari masyarakat terkait kebutuhan talud irigasi yang sangat penting untuk menunjang pengairan sawah di wilayah Sumberarum. Hal ini juga bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan di daerah,” ungkapnya.
Koeswanto menambahkan, Komisi C juga menggandeng Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) DIY dalam peninjauan lapangan kali ini. Keterlibatan dinas teknis diharapkan mampu mempercepat proses perencanaan dan realisasi pembangunan talud, baik dari sisi teknis maupun penganggaran.
“Kami berharap PU SDA dapat menindaklanjuti aspirasi masyarakat Sumberarum dengan langkah konkret, agar saluran irigasi yang diharapkan segera terealisasi dan dapat dimanfaatkan petani,” ujarnya.
Lebih lanjut, Koeswanto menegaskan bahwa Komisi C akan terus memantau perkembangan tindak lanjut hasil kunjungan ini. Pihaknya berkomitmen untuk memastikan kebutuhan masyarakat mendapat perhatian dan penanganan yang tepat, terutama pada sektor yang berhubungan langsung dengan peningkatan kesejahteraan petani.
Selama kegiatan berlangsung, masyarakat dan perangkat Kalurahan Sumberarum menyampaikan apresiasi kepada DPRD DIY atas kehadiran dan perhatian yang diberikan. Mereka menilai kunjungan ini merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap keberlangsungan usaha tani di wilayah mereka.
“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan Komisi C DPRD DIY dan PU SDA. Dengan adanya perhatian ini, kami semakin optimis bahwa kebutuhan talud irigasi bisa segera terwujud,” ujar salah satu perwakilan petani.
Masyarakat berharap, pembangunan talud dapat segera direalisasikan agar aliran air ke lahan pertanian menjadi lancar dan risiko kekeringan di musim tanam dapat dihindari. Pasalnya, saluran irigasi yang ada saat ini mulai mengalami kerusakan, sehingga air tidak dapat mengalir optimal ke seluruh petak sawah.
Menutup kunjungan, Koeswanto menegaskan bahwa aspirasi masyarakat menjadi prioritas dalam kerja-kerja dewan, terutama yang berdampak langsung terhadap sektor ekonomi rakyat.
“Kami berharap permintaan ini bisa segera direalisasikan. Dengan talud yang baik, sistem irigasi akan lebih efisien, produktivitas pertanian meningkat, dan pada akhirnya dapat mendukung kesejahteraan masyarakat Sumberarum,” pungkasnya. (vi/dta)

Leave a Reply