Kunjungi DPRD DIY, DPRD Lampung Berdiskusi terkait Perda Penanggulangan Narkotika

Jogja, dprd-diy.go.id – DPRD DIY menerima Kunjungan Tamu PANSUS Raperda tentang Fasilitasi Penanggulangan Penyalahgunaan Narkotika dan Zat Adiktif Lainnya dari DPRD Provinsi Lampung. Rany Widayati mengawali kunjungan dengan menjelaskan gambaran singkat pofil DPRD DIY dan beberapa agenda DPRD DIY yang tealh dilaksanakna dalam waktu dekat.

Kunjungan DPRD Lampung bertujuan untuk bertukar informasi mengenai Raperda Penanggulangan Narkotika, di mana Provinsi DIY telah memiliki Perda yang mengatur hal tersebut, yaitu terdapat dalam Peraturan Daerah Provinsi DIY Nomor 13 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Penanggulangan terhadap Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika, Psikotropika, dan Zat Aditif. Tulus Purnomo Wibowo selaku pemimpin rombongan menjelaskan bahwa DPRD Lampung memiliki inisiatif untuk membentuk Perda yang dapat melindungi masyarakat.

DPRD Provinsi Lampung berdiskusi terkait dengan pembentukkan Perda Pencegahan dan Penanggulangan Narkotika di DIY, kenadala, dan tantangan yang dihadapi selama pelaksanaan. Hal tersebut dijelaskan oleh Bambang selaku Kabid Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNP DIY bahwa pelaksanaan Perda Pencegahan Narkotika di DIY banyak mendapat bantuan dari Pemerintah Daerah, selain itu juga terdapat beberapa Peraturan Gubernur yang juga mengatur mengenai Pencegahan Narkotika.

Selain itu juga ditambahkan oleh Purwito selaku perwakilan dari Biro Hukum, bahwa pencegahan narkotika di DIY juga dilakukan dengan cara meningkatkan peran dan partisipasi masyarakat. hal tersebut dilakukan melalui adanya sosialisas, event, dan acara lainnya yang memuat konteks pencegahan narkotika. Bahkan Jogja sebagai Kota Pelajar, juga memiliki kebijakan bagi kampus-kampus  di DIY untuk memasukkan materi pendidikan karakter dan penyuluhan narkoba bagi mahasiswa baru.

Kemudian Rany menambahkan “Jogja adalah miniatur Indonesia, akan menyumbangkan bonus demografi yang besar bagi Indonesia. Sehingga perlu berbagai upaya dan kerja keras untuk menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkotika.” Acara diakhiri pada pukul 11.30 dengan penyerahan kenang-kenangan dari masing-masing daerah, dilanjutkan sesi ramah tamah. (ra)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.