Mahasiswa Fakultas Syariah IAIN Salatiga Lakukan Audiensi dengan DPRD DIY

Rabu 18/9/2019 DPRD DIY melalui wakil ketua sementara Huda Tri Yudiana dan Stevanus Christian Handoko anggota DPRD DIY menerima audiensi dari Mahasiswa Program Studi Hukum Tata Negara Fakultas Syariah IAIN Salatiga yang ingin mengetahui peran lembaga yang berkompetensi di bidang hukum.

Sebagai permulaan Huda menjelaskan secara umum tugas fungsi DPRD DIY, susunan pimpinan DPRD DIY ketua dan wakil ketua DPRD DIY berdasarkan dari jumlah kursi dan suara terbanyak. Juga menjelaskan badan-badan dan komisi-komisi yang ada di DPRD DIY. 

Saat sesi tanya jawab tema keistimewaan yang menjadi perhatian dari para mahasiswa salah satunya Ahmad Jamaludi tanggapan tentang sabda raja berkaitan dengan estafet kepemimpinan dan legislatif review undang-undang keistimewaan (UUK) dan tips-tips kelak menjadi Anggota Dewan.

Huda menjelaskan bahwa DIY istimewa karena adanya UU Keistimewaan dengan 5 keistimewaannya. DIY memiliki nilai historis yang kuat untuk negara indonesia. Karena andil besar terhadap kemerdekaan Indonesia seperti menyediakan tempat atau wilayah dan membiayai kegiatan saat-saat kemerdekaan. Untuk Gubernur dan Wakil Gubernur kami tidak memiliki kewenangan atau ikut campur dalam penentuan siapa-siapa yang akan ditunjuk oleh kraton dan pakualaman. Kita (DPRD DIY) tugasnya menetapkan Gubernur dan Wakil Gubernur dan mengesahkan sama halnya sabda raja adalah kewenangan internal.

Untuk tips menjadi Anggota Dewan yang pertama harus masuk partai politik, punya basis masa yang kuat. Sekarang bisa di mulai aktif di organisasi kampus, Punya kemauan untuk membantu. “Seandainya dengan seratus juta bisa menjadi Anggota Dewan setelah menjadi Anggota Dewan kita bisa membantu masyarakat lebih dari itu,” jelas Huda.

Terkait dengan penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur sudah ada dalam tata tertib DPRD DIY, tambah Stevanus. Sedang untuk tips politisi muda dari PSI ini menjelaskan bahwa. “Demografi kita ini sebagian besar adalah anak muda, oleh karena itu segmen tersebut yang kami garap melalui pendekatan sosmed atau media yang dekat dengan anak muda.” (az)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*