Majelis Umat Kristen DIY Sampaikan Aspirasi ke DPRD DIY

Jogja, dprd-diy.go.id – Rabu (15/09/2021) DPRD DIY menerima audiensi dari Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) DIY terkait penyampaikan aspirasi dan menyerahkan laporan tahunan MUKI DIY. Audiensi diterima langsung oleh Nuryadi selaku Ketua DPRD DIY.

“Untuk menyampaikan aspirasi itu tidak harus datang ke kantor DPRD DIY, tetapi saya selaku ketua DPRD DIY juga bisa datang langsung sebagai wakil rakyat. Kami mendapat tugas untuk mendengarkan aspirasi rakyat, dan kami sangat mengapresiasi dengan Majelis Umat Kristen Daerah Istimewa Yogyakarta. Bagi kami semua warga Indonesia itu sama,” ucap Nuryadi.

Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) MUKI DIY mengucapkan beberapa aspirasinya. Ia menjelaskan bahwa MUKI sendiri merupakan wadah bagi umat Kristen di Indonesia. Pihaknya juga telah bermitra dengan beberapa lembaga seperti TNI, POLRI dan oraganisasi masyarakat lainnya.

“Menyampaikan rasa terimakasih karena berkenan menerima DPW MUKI DIY di Kantor DPRD DIY. Majelis Umat Kristen Indonesia berfungsi sebagai wadah Umat Kristen di Indonesia. Berasaskan Pancasila dan UUD 1945, bersifat kasih, sukarela dan mandiri. Dalam hal ini kami menyampaikan aspirasi memohon dengan hormat untuk menjadi mitra strategis dari pemerintahan dan juga memfasilitasi kegiatan pada poin forum diskusi yang melibatkan berbagai pihak dan komponen masyarakat khususnya Umat Kristiani dan generasi milenial,” ungkap, Albert Yusuf.

Sehubungan dengan aspirasi tersebut, Nuryadi mengapresiasi penyampaian yang sudah diutarakan.

“Tugas-tugas pemerintahan sudah dilakukan atau dibantu oleh bapak/ibu sekalian. Tidak semua organisasi diakui, jadi kami sangat mendengar aspirasi dan suara dari bapak/ibu sekalian,” ungkap Nuryadi.

Pada akhir audiensi yang sudah dilakukan, Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah Majelis Umat Kristen Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (DPW MUKI DIY) menyerahkan laporan tahunan kepada Ketua DPRD DIY. (ar)

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*