Mendengarkan Masukan Pakar, Pansus TIK Lanjutkan Pembahasan Jogja Smart Province

Jogja, dprd-diy.go.id – Rapat Kerja Pansus TIK (Bahan Acara No 38 Tahun 2018) dengan agenda melanjutkan pembahasan Raperda DIY tentang Pengelolaan dan Pemanfaatan TIK mendengar masukan pakar yang disampaikan oleh Widyawan, M.Sc., Ph.D selaku Direktur DSSDI UGM. Rapat dipandu oleh Albani, S.T selaku moderator.

Rapat dimulai pada pukul 13.50 WIB yang diawali dengan pemaparan oleh Widyawan yang menjelaskan mengenai pentingnya data sebagai salah satu aset yang dapat digunakan untuk berbagai pelayanan publik. Selain itu juga dijelaskan terkait interoperability framework yang disusun seperti piramida. Di lapisan paling bawah terdapat organsiasi, kemudian business process, infrastruktur, dan yang paling tinggi yaitu data dan sistem informasi. Seluruh hal tersebut diperlukan untuk mendukung pelayanan publik berbasis TIK yang baik. Selain itu dijelaskan  bahwa hal tersebut harus disertai dengan adanya integrasi, baik dengan model terdistribusi maupun model sentralistik. Widyawan memberi gambaran terkait pengelolaan TIK model terdistribusi telah diterapkan di India, sedangkan model sentralistik telah diterapkan di Pemkot Surabaya serta di UGM.

Setelah narasumber memberikan penjelasan garis besar operasional pemanfaatan dan pengelolaan TIK di UGM, rapat dilanjutkan dengan pembahasan Jogja Smart Province yang telah disinggung pada pertemuan rapat sebelumnya. Terdapat diskusi antara anggota Pansus antara lain Drs. H. Edy Susila, Subarno, Ir. Atmaji, Hj. Tutiek Masria Widyo, S.E. dengan OPD yang juga mengikuti jalannya Pansus sejak awal pembentukkan, yaitu mengenai pasal-pasal yang masih perlu diperbaiki dan disesuaikan. Dharma Setiawan, M.B.A menambahkan bahwa diperlukan harmonisasi dan kerjasama dari semua stakeholders yang terlibat untuk mengawal Raperda ini “Inisiatif Dewan ini mohon untuk didukung, mungkin DIY dapat menjadi provinsi yang paling maju dibandingkan provinsi lain,” jelas Dharma. (ra)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.