Jogja, dprd-diy.go.id — Wakil Ketua DPRD DIY Umarudin Masdar, S.Ag., menghadiri acara pamitan Jemaah Haji Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Tahun 1447 H/2026 M di Bangsal Kepatihan, Rabu (15/4/2026). Kegiatan ini menegaskan kesiapan pemerintah daerah dalam mendukung kelancaran penyelenggaraan ibadah haji, seiring peningkatan kuota dan mulai beroperasinya embarkasi haji di Yogyakarta.
Acara tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X, Sekretaris Daerah DIY, jajaran Forkopimda, serta perwakilan Kementerian Haji dan Umrah dan Kementerian Agama DIY.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur DIY menekankan pentingnya kesiapan menyeluruh dalam memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah haji.
“Penyelenggaraan ibadah haji bukan hanya soal keberangkatan, tetapi juga menyangkut pelayanan yang optimal, mulai dari persiapan hingga kepulangan jemaah. Sinergi semua pihak menjadi kunci utama,” ujar Paku Alam X.
Ia juga menambahkan bahwa dengan adanya embarkasi di Yogyakarta, kualitas pelayanan diharapkan semakin meningkat dan memberikan kemudahan bagi jemaah asal DIY.
Pelaksana Tugas Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah DIY, Jauhar Mustofa, menyampaikan bahwa seluruh persiapan keberangkatan terus dimatangkan, termasuk operasional embarkasi di Yogyakarta yang menjadi fase baru dalam pelayanan haji di daerah.
“Tidak ada penundaan. Semua timeline masih sesuai dan memungkinkan untuk memberangkatkan jemaah haji Indonesia,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pelantikan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) embarkasi akan dilakukan secara hybrid oleh Menteri Agama, dilanjutkan dengan rapat koordinasi untuk memastikan kesiapan layanan sebelum keberangkatan kloter pertama pada 21 April 2026.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD DIY, Umarudin Masdar, menegaskan dukungan penuh DPRD terhadap upaya pemerintah dalam memastikan kelancaran penyelenggaraan ibadah haji.
“Kami di DPRD DIY mendukung penuh seluruh upaya pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah haji. Ini merupakan bentuk tanggung jawab bersama agar seluruh proses berjalan lancar, aman, dan nyaman,” tegasnya.
Ia juga menilai bahwa peningkatan kuota jemaah haji DIY menjadi tantangan sekaligus peluang untuk meningkatkan kualitas layanan, termasuk dalam aspek koordinasi antarinstansi.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan instansi terkait, penyelenggaraan ibadah haji 2026 di DIY diharapkan berjalan optimal serta memberikan pelayanan yang semakin baik bagi seluruh jemaah. (aam/lz)

Leave a Reply