PU FRAKSI PKB DPRD DIY Terhadap Rancangan Perda DIY Tentang Rencana Umum Energi Daerah (RUED) DIY

Jogja, dprd-diy.go.id – Jumat (12/7/2019) DPRD DIY menggelar Rapat Paripurna dengan acara Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD DIY terhadap Penjelasan Gubernur DIY terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Umum Energi Daerah (RUED) tersebut dalam Bahan Acara Nomor 19 tahun 2019.

Sholeh Wibowo diutus menjadi sebagai juru bicara membacakan PU FRAKSI PKB DPRD DIY Terhadap Rancangan Perda DIY Tentang Rencana Umum Energi Daerah (RUED) DIY.

Setelah  mempelajari dan mencermati Raperda  DIY, tentang Rencana Umum Energi Daerah DIY beserta Naskah Akademiknya, dan lampiran, serta pidato penghantaran Gubernur, maka  Fraksi PKB menyampaikan pemandangan umumnya sebagai berikut:

  1. Dengan semakin meningkatnya pertumbuhan ekonomi dan penduduk maka diprakirakan pertumbuhan kebutuhan energi di  DIY juga terus meningkat. Untuk memenuhi kebutuhan energi yang terus meningkat tersebut diperlukan adanya perencanaan yang baik dan berkesinambungan, sehingga pemda berinisiatif untuk menyusun Rencana Umum Energi Daerah sebagaimana tertuang dalam Raperda beserta lampirannya. Dengan adanya Raperda Rencana Umum Energi Daerah (RUED), FPKB sangat mendukung dan mendorong untuk segera diselesaikan, karena  RUED menjadi kunci penting dalam pengelolaan energi, maka penyusunannya harus menggunakan data/baseline yang tervalidasi, metodologi yang tepat, analisa dan pembahasan multi stakeholder yang mencukupi, sehingga keluarannya bisa menggambarkan kondisi sebenarnya.
  2. Pilihan pemerintah DIY dalam menentukan kebijakan pengelolaan energi, adalah kebijakan konversi energi dan diversifikasi energi . Dalam konteks kebijakan konversi energi ditekankan adanya peningkatan efisiensi penggunaan energi, untuk mencapai penghematan, sedangkan diversifikasi energi diarahkan untuk mengoptimasikan penggunaan energi terbarukan di DIY yang disesuaikan dengan kondisi DIY. Untuk mencapai keinginan tersebut berbagai program dan kegiatan telah direncanakan, diantaranya adalah program membangun budaya hemat energi. Dengan demikian tentunya ada sasaran yang akan dicapai seperti rumah tangga, perusahaan dan lain sebagainya yang  diharapkan bisa menggunakan energi khususnya listrik dengan bijak . Mohon penjelasan bagaimana gambaran kondisi Konsumsi Energi Peralatan Listrik Rumah Tangga Daerah Istimewa Yogyakarta. Hal ini penting untuk mengetahui penyebab tinggi rendahya konsumsi energi peralatan listrik setiap rumah tangga, serta peluang penghematan energi peralatan listrik rumah tangga .
  3. RUED ini penting untuk mengetahui potensi energi yang ada di suatu daerah dan pemanfaatannya dalam jangka panjang hingga tahun 2050. Bahwa DIY mempunyai  potensi energi terbarukan yang melimpah, salah satu sumbernya adalah gelombang laut. Energi gelombang mempunyai keunggulan dari segi kontinyuitas ketersediaannya dibanding dengan sumber energi lainnya , sedangkan tenaga gelombang tersedia di hampir setiap waktu. Keunggulan ini memberikan peluang pengembangan yang lebih besar di masa mendatang. Apakah Pemda DIY telah melakukan penelitian mengenai potensi energi gelombang laut, sehingga mengetahui bagaimana karakteristik spasio-temporal gelombang laut serta bagimana  strategi pengelolaan wilayah laut dan kepesisiran berdasarkan potensi energi gelombang laut tersebut. Dengan penelitian tentunya akan didapat  informasi  yang dibutuhkan dalam pengembangan dan pemanfaatannya di tahun-tahun mendatang. 
  4. Selanjutnya RUED sebagai media perencanaan energi di daerah sehingga menjadi acuan dalam pengelolaan dan kebijakan-kebijakan energi di daerah. Oleh karenanya semua sektor penyedia dan pengguna energi di daerah harus mengacu kepada RUED yang ditetapkan dalam Perda. Oleh karena itu Fraksi PKB berharap pembahasan Raperda tentang RUED agar dilakukan secara lebih cermat dan komprehensif, supaya di kemudian hari tidak menimbulkan berbagai permasalahan,  karena itu harus melibatkan secara aktif berbagai stakeholder yang terkait baik pemerintah, pelaku usaha dan masyarakat.
  5. Bahwa energi memiliki peran yang sangat penting bagi peningkatan kegiatan ekonomi dan ketahanan daerah, sehingga diperlukan adanya RUED yang berfungsi di antaranya sebagai pedoman Masyarakat untuk berpartisipasi dalam pelaksanaan pembangunan daerah di bidang energi sebagaimana tercantum dalam pasal 3 ayat (2) huruf c. Bagaimana bentuk  partisipasi masyarakat tersebut. 

Dokumen selengkapnya dapat di unduh di bawah 

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*