Forum Selamatkan NKRI di Menolak Kembalinya Kombatan ISIS ke Indonesia

Audiensi Forum Selamatkan NKRI

Jogja, dprd-diy.go.id – Jumat (07/02/2020) Forum Selamatkan NKRI Daerah Istimewa Yogyakarta  (DIY) adalah sebuah forum jaringan aktivis yang memiliki visi menjaga NKRI Pancasila dan kebhinekaan yang terdiri dari berbagai macam organisasi masyarakat di Daerah Istimewa Yogyakarta mendatangi DPRD menyampaikan aspirasinya dengan dinamika dan wacana pengembalian kombatan ISIS ke Indonesia.

Forum selamatkan NKRI di ini terdiri dari ASYB ALUMNI SMA YOGYAKARTA BERSATU, REJOMULYO & ASYB, REJOMULIA, PAIDJO, GK CENTER, GEMAYOMI, FOREDER, DPD PIKI DIY, dan FORKOM MMD DIY

Nana Je Justina sebagai koordinator menyampaikan  dari pengamatan bahwa adanya eskalasi kegiatan radikalisme di Indonesia ini terus ada dan adanya wacana pengembalian kombatan ISIS ini mengkhawatirkan keutuhan NKRI oleh karena itu kami di forum selamatkan NKRI menyatakan sikap bahwa:

  1. Kami forum selamatkan NKRI DIY memberikan pernyataan sikap menolak kembalinya kombatan ISIS ke Indonesia 
  2. Kami forum selamatkan NKRI di mendorong bapak presiden republik Indonesia untuk memerintahkan Menteri Hukum dan HAM untuk mengambil keputusan mencabut status kewarganegaraan kombatan atau anggota ISIS,mendesak Presiden untuk segera mengganti menteri agama Fachrurl Razi karena kebijakannya yang berpotensi memunculkan stigma negatif kekhawatiran di masyarakat dan peningkatan paham radikalisme di Indonesia 
  3. kami mendukung setiap langkah Presiden Republik Indonesia untuk mengambil keputusan politik dan hukum untuk menjaga keutuhan NKRI.

Anton prabu semendawai sebagai wakil DPRD DIY menerima audiensi mendukung apa yang dilakukan Forum selamatkan NKRI  “saya mendukung apapun gerakan untuk mempertahankan Pancasila dan NKRI dan kita akan terus berada di garda terdepan”, ucapnya.

Anton turut di dampingi  Stevanus Christian Handoko anggota Komisi A dan Retno Sudiyanti Sekretaris Komisi A saat menerima pernyataan sikap dari Forum Selamatkan NKRI.

Anton juga menyampaikan akan menindaklanjuti ini dengan mengirim ke pusat dengan tebusan kepada Presiden Joko Widodo.(az)

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*