Public Hearing Raperda Rencana Pembangunan dan Pengembangan Perumahan dan Kawasan Pemukiman

Jogja, dprd-diy.go.id – Selasa 25/06/2019 Pansus mengadakan public hearing atau rapat dengar pendapat umum kepada seluruh masyarakat di Daerah Istimewa Yogyakarta. Raperda Rencana Pembangunan dan Pengembangan Perumahan dan Kawasan Pemukiman diantaranya mengundang Dinas Kebudayaan Kabupaten/Kota se-DIY, Dinas Perhubungan Kabupaten/Kota se-DIY, Balai Pemukiman dan Prasarana Wilayah DIY, Puspertrantas Fakultas Geografi UGM dan pelaku usaha diantaranya ada Asosiasi Pengusaha Indonesia, Apernas, Apersi dan  Real Estate Indonesia (REI).

Sebagai ketua Pansus, Suharwanta mengatakan dalam kesempatan ini Pansus akan menyerap mencatat semua aspirasi yang masuk, kita akan banyak mendengar dan menyimpan seluruh masukan dalam forum ini.

Adapun yang menjadi masukan dalam RDPU kali ini ialah, Tulus dari masyarakat memberikan masukan agar UU yang berkaitan langsung dengan perumahan di masukkan dalam konsideran Raperda. Buku dan peta apakah terbuka apa bisa kami ikut membahas. Bagaimana dengan pengaturan sangsi disini tidak mengatur sangsi.

Sukamto dari Apernas menjelaskan, kami sebagai pelaku pengembangan perumahan sampai dengan 2020 akan membangun 2.500 unit rumah target kami.  Sebagai pelaku kami harapkan kemudahan perizinan. PSU seperti jalan untuk diinformasikan ke Kabupaten dan Kota untuk bagian-bagiannya. 

“Setiap masukan yang telah disampaikan akan menjadi catatan bagi Pansus. Juga menyampaikan buku dan peta sifatnya terbuka,  saya harap agar diunggah di Dinas terkait”, tutup suharwanta seraya menutup RDPU Raperda Rencana Pembangunan dan Pengembangan Perumahan dan Kawasan Pemukiman. (az)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*